Arema Malang Keluar Sebagai Juara Piala Presiden Tahun 2022

Sebagian hari yang lalu tepatnya 12 April 2019 Arema FC sukses menyandang predikat Pemenang pada gelaran akbar Piala Presiden tahun ini. Selamat buat regu Arema, Aremania slot online juga Aremanita atas kesuksesan pertama kalian pada 2019 ini yang sukses membawa pulang Piala Kayu Bergengsi tahun ini. Seperti yang kita tahu Piala Kayu kali ini berbeda dengan tahun yang lalu, dimana ditambahkan motif atau ornamen dari perak dan batu-batuan nusantara. Berdasarkan PSSI, kenapa seharusnya menambah sentuhan lagi pada Trofi semula yang digarap pekerja seni Bali Ida Bagus Ketut Lasem merupakan supaya mempunyai nilai prestise dan futuristis. “Dari pihak PSSI minta kita untuk memberi sentuhan perak supaya pila itu punya nilai prestise dan futuristik,” semacam itu kata Surya Aditya, pekerja seni baru trofi Piala Presiden 2019 itu, dikutip dari situs sah PSSI, (16/4/2019).

Berdasarkan Surya Aditya, point pada sentuhan kali ini merupakan adanya motif bunga Mandalika yang mewakili semboyan Bhinneka Tunggal Ika, itulah bagian pentingnya. Dan akhirnya pada pertandingan pamungkas final leg kedua antara Arema FC vs Persebaya Surabaya sukses dimenangkan oleh Arema dengan nilai 2-0 setelah sebelumnya Arema sukses membendung imbang Persebaya di leg pertama yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo. Aremapun pulang dengan membawa Trofi Kayu yang sudah dibesut dengan sentuhan baru.

Berhasil juaranya Arema tentu bukanlah sebuah hasil yang kebetulan. Mereka punya mental juara, bahkan mereka memulai turnamen dengan tak mengenakkan. Regu yang belum padu, lalu kurang tajamnya seorang Robert Lima Gladiator, kekalahan dari Persela Lamongan 0-4 di sangkar sendiri Kanjuruhan Malang, kala itu sempat membuat Arema redup. Ditambah lagi pelbagai kritikan dari pihak Aremania. Melainkan regu Arema rupanya sukses bangkit dari keterpurukan kala itu.

Pada pertandingan berikutnya Arema kapabel membekuk lawan-lawanya seperti menaklukkan Persita Tangerang 6-1, membombardir Bhayangkara FC dengan nilai 4-0 tanpa balas, melindas dua kali Kalteng Putra di leg pertama & kedua masing-masing 3-0, serta akhirnya di final membendung imbang Persebaya 2-2 leg 1 dan mengubur mimpi Persebaya Surabaya 2-0 tanpa balas. Grafik yang amat signifikan yang diterangkan oleh regu Arema FC.

Tentu kerja keras pemain untuk bangkit, kemudian racikan pelatih Milomir Seslija yang mau membenahi regu, serta kritikan Aremania dan Aremanita merupakan bagian-bagian penting yang terikat satu sama lain yang tak dapat dipisahkan dalam resep sukses Juaranya Arema di Piala Presiden kali ini. Hamka Hamzah sendiri bahkan mengatakan bahwa kritikan Aremania lah yang melecutkan motivasi para pemain untuk lantas bangkit dari keterpurukan kala itu, dan Bim..jadilah Pemenang, selamat buat Makan Konate, Johan Alfarizi, dan segala pemain.. Kalian layak untuk Pemenang.

Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.